Skip to main content

Kabupaten Pelalawan - Wikipedia Bahasa Indonesia, Ensiklopedia Bebas

Tuah Negeri Seiya Sekata

Kabupaten Pelalawan Koordinat: 0°12′30″N 102°11′10″E / 0.20822°N 102.18607°ENegara Indonesia ProvinsiRiauTanggal peresmian12 Oktober 1999Dasar hukumUU RI Nomor 53 Tahun 1999Ibu pelalawan kotaPangkalan Kerinci • BupatiZukri Misran • Wakil BupatiNasaruddin • Total13.067,29 km2 (lima,045,31 sq mi) • Total381.949 jiwa • Kepadatan29/km2 (80/sq mi) • AgamaIslam 80,45% Kristen 18,99%— Protestan 17,42%— Katolik 1,57% Buddha 0,54% Hindu 0,01% Lainnya 0,01%[2][tiga]Zona waktuWIB (UTC+07:00)Kode telepon0761Kode Kemendagri14.05 Jumlah kecamatan13 kecamatanJumlah kelurahan14 kelurahanJumlah desa104 desaDAURp 674.286.101.000.-(2020)[4]APBDRp 1.312.050.996.193,- (2012)[lima]IPM 71,56 (2020) Tinggi[6]Situs webwww.pelalawankab.go.id

Kabupaten Pelalawan merupakan salahsatu kabupaten yang berada di provinsi Riau, Indonesia, dengan ibu kota Pangkalan Kerinci. Kabupaten ini adalah output pemekaran menurut Kabupaten Kampar. Jumlah penduduk kabupaten ini dalam tahun 2021 berjumlah 381.949 jiwa, menggunakan luas daerah 13.067,29 km², dan kepadatan penduduk 29 jiwa/km2.[dua][1]Geografi[sunting asal]

Kabupaten Pelalawan menggunakan luas 13.067,29 km², dibelah sang genre Sungai Kampar, dan dalam daerah ini sebagai rendezvous berdasarkan Sungai Kampar Kanan dan Sungai Kampar Kiri. Kabupaten Pelalawan memilik beberapa pulau yg nisbi besaryaitu: Pulau Mendol, Pulau Serapung & Pulau Muda dan pulau-pulau yang tergolong minimisalnya: Pulau Tugau, Pulau Labuh, Pulau Baru Pulau Ketam, & Pulau Untut.[1]

Struktur daerah merupakan daratan rendah & bukit-bukit, dataran rendah membentang ke arah timur menggunakan luas daerah mencapai 93 % berdasarkan total keseluruhan. Secara fisik sebagian wilayah ini adalah daerah perlindungan menggunakan ciri tanah pada bagian eksklusif bersifat asam & merupakan tanah organik, air tanahnya payau, kelembaban dan temperatur udara relatif tinggi.Pemerintahan[sunting asal]

Kabupaten Pelalawan adalah pemekaran Kabupaten Kampar, yang dibentuk dari Undang-Undang RI Nomor 53 Tahun 1999. Pada awalnya terdiri atas 4 daerah kecamatan, yakni: Langgam, Pangkalan Kuras, Bunut, & Kuala Kampar. Kemudian selesainya terbit Surat Dirjen PUOD No.138/1775/PUOD lepas 21 Juni 1999 mengenai pembentukan 9 (sembilan) Kecamatan Pembantu di Provinsi Riau, maka Kabupaten Pelalawan dimekarkan menjadi 9 (sembilan) kecamatan, yang terdiri atas 4 kecamatan induk dan 5 kecamatan pembantu, namun menurut SK Gubernur Provinsi Riau No. 136/TP/1443, Kabupaten Pelalawan dimekarkan kembali menjadi 10 (sepuluh) kecamatan. Namun, sesudah terbitnya perda Kabupaten Pelalawan Nomor 06 Tahun 2005, maka Kabupaten Pelalawan terdiri atas 12 kecamatan.Dewan Perwakilan[sunting asal]

Berikut ini adalah komposisi anggota DPRD Kabupaten Pelalawan dalam dua periode terakhir.[7][8]Kecamatan[sunting sumber]Kecamatan Bunut, dengan ibu kota Pangkalan Bunut = 13.742 jiwa.Kecamatan Langgam, menggunakan ibu kota Langgam = 26.423 jiwa.Kecamatan Pangkalan Kerinci, menggunakan makkota Pangkalan Kerinci = 90.306 jiwa.Kecamatan Pangkalan Kuras, dengan bunda kota Sorek Satu = 52.920 jiwa.Kecamatan Pangkalan Lesung, dengan makkota Pangkalan Lesung = 29.035 jiwa.Kecamatan Ukui, menggunakan makkota, menggunakan makkota Ukui Satu = 36.849 jiwa.Kecamatan Kuala Kampar, dengan ibu kota Teluk Dalam = 17.797 jiwa.Kecamatan Kerumutan, menggunakan bunda kota Kerumutan = 20.350 jiwa.Kecamatan Teluk Meranti, dengan ibu kota Teluk Meranti = 14.834 jiwa.Kecamatan Pelalawan, menggunakan bunda kota Pelalawan = 17.798 jiwa.Kecamatan Bandar Sei Kijang, dengan ibu kota Sei Kijang = 23.006 jiwa.Kecamatan Bandar Petalangan, dengan maksunting sumber]

Jumlah penduduk kabupaten Pelalawan tahun 2021 merupakan 381.949 jiwa, dimana pria 197.113 jiwa dan wanita 184.836 jiwa. Berdasarkan data Kementerian Dalam Negeri tahun 2021, secara umum dikuasai penduduk kabupaten Pelalawan memeluk agama Islam yakni 307.226 jiwa (80,45%) lalu Kristen sebesar 72.536 jiwa, dimana Protestan 66.546 jiwa (17,42%) dan Katolik lima.990 jiwa (1,57%). Selebihnya beragama Buddha dua.078 jiwa (0,54%), kemudian Hindu 55 jiwa (0,01%), Konghucu dan kepercayaan54 jiwa (0,01%).[2][3][9]Perekonomian[sunting asal]

Sektor industri saat ini merupakan sektor primer pada perekonomian Pelalawan. Besarnya donasi sektor industri mencapai 51,41% dari total PDRB tahun 2012. Selain itu, perekonomian Pelalawan juga didukung sang sektor pertambangan. Ada 2 jenis tambang yang terdapat di Kabupaten Pelalawan, yaitu minyak bumi dan gas bumi. Pada tahun 2012, produksi minyak bumi mencapai 572,69 ribu barrel & gas bumi mencapai lima.716,76 ribu mscf.[11]

Pada kabupaten ini terletak Kawasan Industri Kampar yang di dalamnya berdiri perusahaan bubur kertas dan produk kertas yaitu PT Riau Andalan Pulp and Paper.

Di Daerah kabupaten Pelalawan terdapat beberapa perusahaan perkebunan besaryg secara umum dikuasai dimiliki oleh pengusaha-penguasa yg bukan berasal berdasarkan riau misalnya sinarmas dan RGE. Disamping itu perusahaan-perusahaan perkebunan sawit di Pelalawan bukan hanya dimiliki sang pengusaha dari indonesia saja, bahkan terdapat pula menurut negara-negara lain seperti malaysia.Pariwisata[sunting asal]Wisata Alam[sunting asal sunting asal]Upacara Potang BalimauWisata Sejarah[sunting asal]Makam Mahmud Syah menurut sunting sumber]Tugu Selamat Datang Kota Pangkalan KerinciPemandangan Kota Pangkalan KerinciReferensi[sunting sumber sunting sumber]Situs Web Resmi Kabupaten PelalawanDari Pelalawan buat Pelalawan

Comments