akses pelalawan

akses pelalawan

Pelalawan – Pertamina Marketing Operation Region (MOR) I kembali melakukan peresmian lembaga penyalur BBM Satu Harga di Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau, pada Jumat (8/11/2018). Wilayah Kabupaten Pelalawan mendapatkan suplai BBM dari Terminal BBM Sei Siak Pekanbaru yang memiliki jarak 4 jam waktu tempuh melalui jalur darat.

Di kabupaten yang dikeilingi sungai dan perairan ini, masyarakat kesulitan untuk mendapatkan BBM dengan harga yg sama dengan di kota. Untuk itu, MOR I merealisasi program BBM Satu Harga sehingga masyarakat di wilayah tersebut dapat terpenuhi kebutuhan bahan bakarnya dengan mudah dengan harga yang sama seperti daerah lainnya di Indonesia.

“Melalui program BBM Satu Harga, diharapkan dapat membantu masyarakat yang berada di lokasi 3T untuk menikmati bahan bakar dengan harga yang lebih terjangkau dan sama dengan saudaranya di daerah lain di luar Jawa,” ungkap General Manager Pertamina MOR I, Agustinus Santanu Basuki.

Kebijakan ini diharapkan dapat membantu masyarakat dapat mengakselerasi pergerakan ekonomi setempat melalui akses mudah terhadap sumber energi.

“Kami berharap melalui program BBM 1 Harga, dapat membantu program pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat khususnya yang tinggal di wilayah 3T,” tuturnya.

Agustinus pun mohon dukungan semua pihak, termasuk pemerintah daerah dan stakeholder terkait lainnya di daerah untuk kelancaran pelaksanaan program BBM Satu Harga sehingga keadilan energi dapat tercipta hingga ke pelosok negeri dengan lebih cepat.

PT Pertamina Pertalite_90 Kementerian BUMN Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Kementerian Komunikasi dan Informatika RI Kemenko Bidang Kemaritiman

Waduh, Jalan di Kelurahan Pelalawan Mulai Terendam Banjir: air mulai membanjiri akses jalan yang sering diguna... https://t.co/yqzcnjR0qo

Bismillah
Assalamu'alaikum pemkab Pelalawan
Kami warga sekitaran jln pinang ujung menuju arah wajib senyum (belakang TK All Huda)
Mohon perhatiannya, karna akses jalan kami sangat tak layak
Sudah sangat lama kami menunggu respon dari pemkab tapi tidak ada juga sampai sekarang.
Swadaya masyarakat sudah sering kami lakukan,
Sekarang beginilah potret yg sesungguhnya kota pangkalan kerinci.
Wa'alaykumsalam warohmahtullahi wabarokatuh

Comments